Mengkonsumsi Web Service ASP.Net melalui Java Applet

November 3, 2008

 

Artikel ini akan berguna jika anda perlu mengkonsumsi ASP.NET webservices dari bahasa atau tanpa platform. NET. Dalam contoh ini, saya yang mengkonsumsi WebServices dari Java applet. Hal ini untuk membuktikan bahwa .Net dapat berjalan pada platform lain dengan menyediakan fitur lintas-platform dari sisi klien untuk mengkonsumsi ASP.NET webservices.

Agar tidak terlalu sulit untuk dipahami bagaimana mengkonsumsi web service dengan platform berbeda, maka saya pilih java sebagai platform yang akan mengkonsumsinya.

Artikel ini menunjukkan bagaimana Anda menggunakan applet Java pada halaman Web Anda dan mampu berkomunikasi dengan ASP.NET untuk mengkonsumsi XML WebServices pada klien.

Berikut ini contoh methode (function) yang kita buat pada web service :

 

[WebMethod]
    public string ConcatWithSpace(string one, string two)
    {
        return one+" "+two;
    }
Berikut ini contoh scrip untuk java applet yang akan menakses ASP.Net Web Service
SoapRequestBuilder s = new SoapRequestBuilder();
    s.Server = "127.0.0.1"; // server ip address or name

    s.MethodName = "ConcatWithSpace";
    s.XmlNamespace = "http://tempuri.org/";
    s.WebServicePath = "/SimpleService/Service1.asmx";
    s.SoapAction = s.XmlNamespace+s.MethodName;
    s.AddParameter("one", "David");
    s.AddParameter("two", "Hobbs");
    String response = s.sendRequest();

Ajax Technology

November 3, 2008

Ajax (asynchronous javascript dan XML) atau AJAX, adalah sebuah teknik interaktif yang digunakan untuk membuat aplikasi web yang memanfaatkan teknologi asynchronous. Dengan Ajax, aplikasi web dapat mengambil data dari server secara asynchronous di belakang tanpa perlu refresh halaman atau postback. Data diambil menggunakan XMLHttpRequest atau untuk mengakses prosedur atau fungsi yang ada diserver menggunakan javascript dan XML. 

Sejarah Ajax :

Ajax mulai trend atau popular digunakan pada tahun 2005, yang merupakan pengembangan dari teknologi iFrame Elemen pada browser Internet Explorer (IE) yang dibuat oleh Microsoft. Kemudian Microsoft mengembangkan teknologi Remote Script pada tahun 2008, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan ActiveX di IE versi 5.0 sebagai pengganti Java Applet  pada tahun 1999. Kemudian Mozilla dan Safari mengikuti teknologi ini. Pada akhirnya World Wide Web Consorsium (W3C) memutuskan pada tanggal 5 April 2006 menjadi standart pengembangan web.

Keuntungan :

 

  • Dalam banyak kasus, halaman di situs Web terdiri dari banyak konten. Dengan menggunakan metode tradisional konten akan terus merfress pada saat ada permintaan. Namun, menggunakan Ajax, aplikasi web dapat meminta hanya konten yang perlu yang refresh, sehingga secara drastis mengurangi penggunaan bandwidth dan beban waktu. 
  • Penggunaan asynchronous permintaan memungkinkan klien Web browser UI untuk lebih interaktif dan merespon dengan cepat untuk masukan, dan bagian-bagian tertentu dari halaman juga dapat direload secara parsial. Pengguna mungkin akan merasa aplikasi lebih cepat atau lebih responsif, bahkan jika aplikasi tersebut belum berubah pada sisi server.
  • Penggunaan Ajax dapat mengurangi koneksi ke server, semenjak client scrip dan css cuma didownload ke client sekali saja.

 

Kerugian :

  • Fungsi ajax akan tidak berjalan jika si pengguna menon-aktifkan fitur javascript pada browser
  • Rentan serangan hacker, karena client dapat mengakses remote procedure .

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.